Free Catbert Cursors at www.totallyfreecursors.com
ini dunia mayaku: PARADIGMA ADMINISTRASI PUBLIK

SeLaMaT DaTanG

Semoga apa yang anda cari dan butuhkan ada di blog ini... Dan semoga membantu anda. Mohon maaf ketidaknyamanan pengunjung beberapa link tidak ditemukan. Untuk respon cepat bisa hubungi / lihat INFORMASI atau email langsung dan diusahakan tidak mendesak. :) Terimakasih kunjungan anda

DafTar LaBeL

Jumat, 24 Januari 2014

PARADIGMA ADMINISTRASI PUBLIK




Sumber : Materi Kuliah Dosen Pengantar Ilmu Administrasi Negara Sri Yuliani
( Fisip UNS)




PARADIGMA ADMINISTRASI PUBLIK

Etymology :
            The word paradigm comes from the Greek word “paradeigma” which means “pattern” or “example”, from the word “paradeiknunai” meaning “to demonstrate”.
 (Paradigma Kata berasal dari kata Yunani "paradeigma" yang berarti "pola" atau "contoh", dari kata "paradeiknunai" yang berarti "untuk menunjukkan".)
Oxford English Dictionary :
            defines paradigm as “ a pattern or model, an exemplar” ("Pola atau model, sebuah contoh")
American Heritage Dictionary..\Paradigm.pps
•         Paradigm : A set of assumptions, concepts, and values, and practices that constitutes a way of viewing reality for the community that shares them
(Paradigma: Satu set asumsi, konsep, dan nilai-nilai, dan praktik yang merupakan cara memandang realitas bagi masyarakat yang paham mereka)
Wikipedia :
            A thought pattern in any scientific  discipline or other epistemological context. (Sebuah pola pikir dalam setiap disiplin ilmu atau konteks epistemologis lainnya.)
            Mindset, episteme, discourse(pola pikir, episteme, wacana)

Thomas Kuhn :
•         Suatu cara pandang , nilai-nilai, metode-metode, prinsip dasar, atau cara memecahkan sesuatu masalah , yang dianut oleh suatu masyarakat ilmiah pada masa tertentu.

Old Public Administration/Paradigma Adm. Publik Lama
•         Istilah lain : Administrasi Publik Klasik/ Tradisional
•         Pelopor :
–        Woodrow Wilson - “The Study of Administration”(1887)
–        F.W. Taylor – “Principles of Scientific Management”
•         Ide pokok :
–        Dikotomi Politik-Administrasi
–        Prinsip-Prinsip Manajemen(manajemen ilmiah)
 Woodrow Wilson:
•         Untuk mengembangkan kapasitas birokrasi diperlukan pembaharuan administrasi publik untuk meningkatkan profesionalisme administrasi birokrasi
•         Kinerja birokrasi buruk krn spoils system à  politized bureaucracy.
–        Administrasi publik yg profesional hanya dapat terwujud bila birokrasi lepas dr kepentingan politik.

•         Untuk itu diperlukan ilmu yang diarahkan untuk melakukan reformasi birokrasi dengan mencetak aparatur publik yang profesional à Ilmu Administrasi Publik
•          
Ada 2 pokok pikiran Wilson yangmenjadi focus studi adm. publik saat itu:
  1. Pembedaan antara politik dan administrasi (Dikotomi Politik – Administrasi )
  2. Perlunya pengembangan struktur dan strategi  manajemen administrasi  yang dapat membuat organisasi publik dan manajernya bertindak dengan cara  seefisien mungkin.

POLITIK
a.       fokus pada kebijakan atau ekspresi (formulasi) dari kehendak rakyat
b.      mempelajari masalah pemerintahan, politik, dan pengambilan keputusan / kebijakan  public
c.       Badan legislatif

ADMINISTRASI
a.       pelaksanaan atau implementasi dari kebijakan atau kehendak rakyat
b.      mempelajari masalah-masalah organisasi dan manajemen internal organisasi birokrasi pemerintah
c.       Badan eksekutif/birokrasi
Ide-ide Pokok Adm. Publik Lama
•         Administrasi publik tdk banyak berperan dalam perumusan kebijakan publik; adm. publik lebih berkenaan dgn fungsi implementasi kebijakan à organisasi dan manajemen à Neutral expertise
•         Program publik dilaksanakan melalui organisasi hirarkis- birokratis
•         Nilai utama : nilai/rasionalitas ekonomi (efisiensi dan efektivitas)

Prinsip-Prinsip Administrasi
•         Bidang  administrasi = bidang  bisnis 
•         Prinsip-prinsip  manajemen “businesslike” = pedoman kerja birokrasi publik à efisiensi dan efektivitas
Efisiensi dan efektivitas terwujud melalui organisasi yg berstruktur hirarkis à Birokrasi :
                        - unity of command
                        - hierarchical authority
                        - strict division of labour
The work of the executive  was POSDCORB
New Public Administration /Publik Administrasi Baru
•         Berkembang mulai awal tahun 1970
•         Tokoh : Frank Marini, George Frederickson - “Toward A New Public Administration ; The Minnowbrook Perspective“ :
•         Kinerja adm publik tidak hanya dinilai dr pencapaian nilai ekonomi ,efisiensi, dan efektivitas ,tapi juga pada nilai “social equity” (disebut sbg pilar ketiga setelah nilai efisiensi dan efektivitas)
•         Public administration is not merely the instrument for executing public policy.The public bureaucracies in modern society impact political system in any way
•         Not only are important issues decided within the bureaucracy,, public organizations direct the attention of the public and play a significnt role in setting the public agenda
•         The study of public dministration must be drawn away from narrow studies of administrative procedures to broders concern for the way in which policies are shaped, confirmed, and managed in a democratic society.
à Kontinuum Politik Administrasi


Perbedaan Lama dan Baru
 
New Public Management
•         Mulai muncul tahun 1980an dan menguat tahun 1990an sampai sekarang
•         Istilah lain : managerialism, reinventing government, administrasi publik sbg governance, public-private partnership, dsb
Karakteristik New Public Management
•         Lebih terfokus pada hasil (kinerja, output, outcome)
•         Perubahan dari birokrasi klasik ke birokrasi yang lebih fleksibel dan berorientasi pasar (market-based)
•         Tujuan organisasi dan individu ditetapkan secara jelas sehingga menjadi dasar penilaian hasil dan indikator kinerja
•         Fungsi pemerintah lebih ramah pada pasar (market-friendly state), lebih bersifat mengarahkan dan menfasilitasi (steering) daripada menjalankan atau melaksanakan pelayanan publik secara langsung (rowing)
•         kecenderungan mengurangi fungsi-fungsi pemerintah melalui privatisasi

 
New Public Service
•         Konsep yang dimunculkan dalam tulisan Janet V. Dernhart dan Robert B. Dernhart berjudul “ The New Public Service : Serving ,not Steering.
•         Tujuan :
            Meng’counter’ paradigma administrasi yang menjadi arus utama  (mainstream) saat ini - New Public Management


Relasi Birokrasi dan Publik/Masyarakat
Old Public Administration



New Public Management



New Public Service
 Publik sbg “client” = dependent/follower yang menerima layanan

Publik sbg “customer” = individu yg otonom Relasi : sukarela; rational choice

Publik sbg “citizen” = warga negara dgn hak dan kewajiban yg sama ; Relasi : tidak semata sukarela tapi juga “coercive”

Bagaimana kepentingan publik dirumuskan ?
Old Public Administration


New Public Management


New Public Service
Formulasi kebijakan monopoli dari legislatif/politisi- Dikotomi Politik dan Administrasi.

Pilihan/keputusan individu (customer) lebih diutamakan drpd keputusan/pilihan kolektif

Peran negara membantu warganegara mengartikulasikan kepentingan publik; menyediakan forum bagi dialog publik


Sumber : http://sriyuliani.staff.fisip.uns.ac.id/kuliah/pengantar-ilmu-administrasi-negara/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar