Free Catbert Cursors at www.totallyfreecursors.com
ini dunia mayaku: TQM di Sektor Publik

SeLaMaT DaTanG

Semoga apa yang anda cari dan butuhkan ada di blog ini... Dan semoga membantu anda. Mohon maaf ketidaknyamanan pengunjung beberapa link tidak ditemukan. Untuk respon cepat bisa hubungi / lihat INFORMASI atau email langsung dan diusahakan tidak mendesak. :) Terimakasih kunjungan anda

DafTar LaBeL

Kamis, 30 Januari 2014

TQM di Sektor Publik



Mata Kuliah TQM

Sumber : Materi Kuliah Dosen TQM Muchtar Hadi
( Fisip UNS)



TQM di Sektor Publik


Yg dimaksud produk ;
v     Goods (barang)
v     Jasa  :  1. administratif (perijinan)
                                     2. non administratif (manfaat)
no 1 = pengertiannya lebih ke warga negara             
               bukan konsumen
no 2 = pengertiannya bisa konsumen
¨     Prinsip :   Difokuskan pada pelanggan, perbaikan proses dan keterlibatan total.
¨     Elemen pendukung:  Kepemimpinan, pendidikan dan pelatihan,
¨     struktur pendukung: Komunikasi, ganjaran dan pengakuan serta pengukuran.


MANAJEMEN KONVENSIONAL & TQM

PERBEDAAN MANAJEMEN  DAN TQM
(Fandy Tjiptono)
1. ASAL INTELEKTUAL
ASAL INTELEKTUAL
    Sebagian besar tehnik-tehnik manajemen berasal dari I Sosial
            - Ilmu ek. Mikro; merupakan dasar tehnik manajemen keuangan.
- ilmu psikologi; mendasari tehnik pemasaran.
- Sosiologi; mendasari design Orgn.
    TQM berasal/didasari oleh statistika

2. SUMBER INOVASI
SUMBER INOVASI
    Tehnik manajemen berasal dari sekolah bisnis dan perusahaan konsultan manajemen terkemuka.
    Inovasi TQM sebagian besar dihasilkan oleh para pioner yang umumnya berasal dari para insinyur tehnik industri dan ahli fisika yang bekerja di sektor industri dan pemerintah.

3. ASAL NEGARA KELAHIRAN
ASAL NEGARA KELAHIRAN
    Konsep tehnik manajemen: Keuangan, pemasaran, m strategik, dan design orgn. Berasal dari Amerika.
    TQM berasal dari Amerika dan dikembangkan dengan sukses di Jepang. Baru kemudian dikembangkan di USA dan Eropa.

4. PROSES PENYEBARAN
PROSES PENYEBARAN
    Proses penyebaran manajemen bersifat hirarkhis dan topdown. Dipelopori oleh perusahaan2 besar; IBM, GE, GM.
    TQM atau gerakan kualitas merupakan proses bottom up yang dipelopori perusahaan2 kecil
Perbedaan Managemen Kualitas Modern & Tradisional
(Vincent Gaspersz)
Tradisional (M konvensional)
    Berdasar pada inspeksi thd barang yg   
     selesai dibuat   (Out put)
    Disortir kemudian dikerjakan ulang
    Disortir kemudian jadi barang apkir (berakibat  : beaya produksi tinggi )
   à  barang disortir jangan sampai ke    tangan pelanggan  (kurang melihat
        proses ataupun input)
Manajemen Modern (TQM)
  1. Berorientasi pd pelanggan
    - Produk didesain sesuai keinginan   pelanggan 
    à   melalui riset pasar
    - Diproduksi sesuai spesifikasi desain
    - Layanan purna jual
      (Ada konsep hub. Pemasok – pelanggan)
2.   Dicirikan dengan adanya partisipasi aktif dari semua anggota dalam proses peningkatan kualitas scr terus menerus yang dipimpin oleh top manajemen
(tidak didelegasikan kpd dept. Ttt. Saja)

3. Dicirikan oleh adanya pemahaman dr setiap orang thd tg-jwb spesifik untuk kualitas.
Ini tergantung dari posisi kerjanya dlm persh.
(tetapi harus diperhatikan hub Pemasok – pelanggan)
4. Dicirikan dengan adanya aktifitas yang berorientasi pada tindakan pencegahan thd kerusakan (bukan inspeksi)
            ( contoh  :  KBK  à KDn )

5. Dicirikan dengan adanya filosofi yang menganggap bhw kualitas mrpkan ‘way of life’.
    Isu kualitas selalu didiskusikan dlm tiap pertemuan manajemen
    Semua karyawan diberi bekal pelatihan ttg
     konsep dan metode2 kualitas.
    à  Sist. Kualitas menjadi budaya persh.
MENURUT Hunsler & Brunell
TQM memiliki 4 prinsip
  1. Kepuasan pelanggan
    berhubungan dengan kesesuaian produk dengan keinginan / kebutuhan pelanggan.
  2. Respek thd setiap orang.
    Setiap orang / karyawan memiliki kepribadian dan kreativitasnya sendiri2.
    Oki. Tiap org dalam orgn diperlakukan dng baik dan diberi kesempatan utk terlibat dalam pembuatan keputusan.
  3. Manajemen berdasarkan fakta
    ; Bahwa tiap pengambilan keputusan selalu didasarkan pada fakta dan data, bukan sekedar intuisi
  4. Perbaikan berkesinambungan.
    Menciptakan langkah2 yang sistematis untuk upaya perbaikan dan peningkatan kualitas scr terus menerus, yi dng
    ___Plan – Do – Check – Act – Analysis___ [siklus Deming]
KET :
Plan ; melakukan riset pasar/konsumen dan menggunakan hasilnya dalam perencanaan produk.
Do ;Membuat produk sesuai dng perencanaan.
Check ; memeriksa semua proses produksi dan hasilnya, apkh sdh sesuai dng rencana
Act ; tindakan pemasaran(promosi dan penjualan)





Tidak ada komentar:

Posting Komentar